Walikota Gorontalo Gelar Pertemuan Dengan Kementrian LHK, ini Bocorannya

Walikota Gorontalo Gelar Pertemuan Dengan Kementrian LHK, ini Bocorannya

GORONTALO | Matapenanews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo lakukan Pertemuan Kursial di Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) untuk peningkatan Sarana dan Prasarana pengelolaan Sampah di Kota Gorontalo bersama Wakil Mentri Alue Dohong, di Jakarta. Senin, (22/08/2022).

Dari hasil pantauan Awak media pertemuan ini juga di hadiri para Staf Ahli Menteri LHK, Winarni Monoarfa, Ketua DPRD Kota Gorontalo Hardi Sidiki, Kadis DLH Andris Amir, Kadis PUPR Rifaldi Bahsoan, serta Kepala Bappeda Kota Gorontalo Novi Silangen.

Dalam pertemuannya yang di awali dengan penyampaian luas Wilayah Kota Gorontalo  efektifnya hanya 68 Km persegi, dan jika itu di hitung sekaligus dengan Hutan Lindung maka menjadi 79.4 Km Persegi.

Artinya Kota Gorontalo terlihat begitu sangat kecil sekali, kata Marten Taha Yang saat ini menjabat sebagai WaliKota Gorontalo, yang mana luas wilayah itu di huni sekitar 201 ribu jiwa penduduk yang terdiri dari 50 kelurahan dan 9 kecamatan.

Baca juga:  Menindak Lanjuti MOU Antara Pemko Tanjung Balai Dengan Latabas-KANWIL Kemenkumham Sumut

Selanjutnya, Wali Kota Marten Taha menyampaikan hal yang Kursial di kota Gorontalo mengenai lingkungan hidup atau masalah timbunan sampah yang mencapai 52.000 ton setiap tahunnya atau bisa di rata-ratakan mencapai 130 -140 ton per hari yang tersebar di seluruh Wilayah perkotaan di kota gorontalo.

Lebih lanjut Pengurangan sampah Di Kota Gorontalo saat ini kami telah melakukan Daur ulang Sampah atau Recycle itu baru sekitar 23%  pengurangannya dengan pengelolaan yang ada di bank sampah dan TPS3R.

Marten juga menegaskan ” Sudah dua periode ia menjabat sejak 2014 ia melihat Penanganan sampah masih sangat kurang maksimal, padahal masih ada sampah-sampah yang bisa kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat melalui bank sampah yang di kelola oleh TPS3R atau di daur ulang”.

Baca juga:  Pelaku Doger Anjing Diamankan Tim Anti Bandit Polres Tomohon

Masih di tempat yang sama Walikota Gorontalo ini juga menyampaikan ucapan terima kasihnya terhadap bantuan dari kementrian LHK yang telah memberikan 10 TPS3R dan sudah di sebarkan di semua kecamatan, ke depan akan segera dilakukan juga daur ulang oleh TPS3R, Bank Sampah, dan kelompok swadaya masyarakat (KSM) secara maksimal yang mana KSM kerjasama dengan Bank Sulutgo.

Wali kota yang super aktif ini pun menjelaskan lebih rinci mengenai data pengelolaan sampah, luas pelayanan yang kami layani sekitar 47 km persegi atau luas terhadap luas perkotaan itu sekitar 59% , jadi jumlah penduduk yang terlayani ada sekitar 175 ribu dari 201 ribu penduduk atau bekisar 90% jumlah penduduk yang ada saat ini.

“Selain dari itu Kumpulan sampah mencapai 140 Ton perhari, itu kami kelola setiap harinya yang masuk di Bank sampah TPS3R tidak maksimal yaitu hanya 32 Ton saja. jadi bisa di simpulkan kami sangat kesulitan dengan penanganan sampah apa lagi dengan adanya tambahan sampah disetiap tahunnya, ” Paparnya.

Baca juga:  Jasa Tukang Bangunan Di Kota Semarang Versi Kami

Marten taha juga mempertegas ada beberapa aspek yang menjadi perhatiannya yaitu lebih mengaktifkan kembali TPS3R dan Bank sampah melalui KSM dengan mendekatkan pengawasan di tingkat kelurahan, serta yang paling penting mendorong dan mengedukasi kan masyarakat untuk lebih berperan aktif lagi karena memang ini hal sulit dilakukan, ” Tutupnya.

Sebagai informasi, jumlah tenaga kebersihan saat ini 315 tenaga kerja dan 28 truk sampah yang besar dan setiap tahunnya juga mendapatkan Getor (gerobak motor) yang mencapai 22 unit dan setiap tahun nya bisa menghabiskan dana 7-8 miliyar per tahun untuk APBD mengenai persampahan yang di alokasikan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo.
(ST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *