Juru Bicara JARA Mendesak Pemerintah Aceh Segera Atasi  Antrian Panjang Di Setiap SPBU

Juru Bicara JARA Mendesak Pemerintah Aceh Segera Atasi  Antrian Panjang Di Setiap SPBU

ACEH | Matapenanews.id Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh Melalui Juru Bicara Rizki Maulizar secara tegas meminta Pertamina Patra Niaga untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM Pertalite di SPBU Pertamina.

Sejumlah SPBU di Provinsi Aceh telah terjadi fenomena antrian yang cukup panjang, sejak beberapa bulan lalu dan sampai sekarang, Antrian ini membuat aktifitas masyarakat ikut terhambat.

Ia juga meminta pemerintah dan instansi terkait mengatasi antrian panjang kendaraan di SPBU-SPBU di berbagai daerah.

Baca juga:  Mewujudkan Politisi Muda Berkualitas, Prodi Ilmu Politik UNIMAL Gelar Pelatihan Public Speaking

“Peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite yang menyebabkan antrian panjang di SPBU-SPBU harus diantisipasi. Jangan sampai kenaikan harga BBM yang tidak diantisipasi dengan baik membuat masyarakat semakin terbebani,” ucap Rizki Maulizr Kepada Awak Media. Sabtu, (31/12/2022)

Menurutnya, faktor penyebab tingginya antrian SPBU biasanya disebabkan keterlambatan pengisian dari depot pertamina hingga kurangnya stok di SPBU. Namun, pihaknya belum mengetahui secara rinci apa penyebab terjadinya antrian tersebut.

Baca juga:  Benny Sembiring : Anak Saya Mengalami Tarauma Karena Terseret Mobil Yang Ditumpangi 3 Oknum Anggota Polri Yang Sudah di PTDH

Dan setelah dilakukan rapat dengar pendapat bersama pihak pertamina dan pemerintah, baru bisa diketahui apa penyebabnya dan apa solusinya yang harus dilakukan.

“Masalah energi ini harus dipecahkan bersama, bila perlu pihak pemerintah panggil pihak Pertamina, Walikota dan Bupati se Aceh, karena saya lihat antrian terjadi hampir diseluruh SPBU Se -Aceh,” ucapnya.

Rizki Maulizar menambahnya, bila jatah Di setiap SPBU yang ada di kabupaten/kota tidak sesuai dengan jumlah kendaraan maka Pertamina bersama BPH Migas harus mengatur tambahan kuota lagi. Karena, saat ini bukan saatnya untuk saling menyalahkan, namun kita sama sama mencari  solusi yang konkrit untuk masyarakat.

Baca juga:  Polda Sumut Buru Bos Judi Online Terbesar, Kabid Humas Polda Sumut: Ada 36 Lokasi yang kita Lakukan Penindakan

“Saya harapkan harus ada solusinya, dan harus kita bahas secepatnya, saya saja kadang mengisi bensin pertamak saja harus antri panjang dulu, apalagi yang mengisi Solar Subsidi saya lihat panjang sampai ke jalan,” tutupnya. (Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *